Kasus STP Bunga Penagihan

Pembahas                   : Imam Nashirudin, MM., AK., CA

Masa Bunga               :     22/04/2012 s.d. 06/11/2012

Jenis Koreksi           :     Sanksi Bunga Penagihan Pasal 19 ayat (1) / 19 ayat (2) KUP sebesar Rp31.635.826,-

 

Koreksi Pemeriksa

STP Bunga Penagihan Nomor 00047/109/05/056/12 tanggal 16 November 2012 Masa Bunga 22/04/2012 s.d. 06/11/2012sebesar Rp225.970.187,- berupa bunga penagihan Pasal 19 ayat (1)/ 19 ayat (2) KUP. Penerbitan STP Bunga Penagihan didasarkan atas keterlambatan pembayaran SKPKB Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa Nomor 00062/207/10/056/12 tanggal 23 Maret 2012 Masa/Tahun Pajak Januari s.d. Desember 2010. Wajib Pajak melakukan pembayaran pada tanggal 06 November 2012.

Menurut Wajib Pajak

Pokok Pajaknya sudah dibatalkan oleh Pengadilan Pajak, semestinya bunga penagihan tidak dikenakan.

Pembahasan

  1. Dasar Hukum

a)   Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2009

-     Pasal 36 ayat ( 1 ) huruf a

-     Pasal 36 ayat ( 2 )

b) Keputusan Menteri Keuangan Nomor 542/KMK.04/2000 tentang Tata Cara Pengurangan atau Penghapusan Sanksi Administrasi dan Pengurangan atau Pembatalan Ketetapan Pajak

-     Pasal 1 ayat (1)

  1. Data dan Fakta

a)    Bahwa SKPKB Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa Nomor 00062/207/10/056/12 tanggal 23 Maret 2012 Masa/Tahun Pajak Januari s.d. Desember 2010 yang menjadi dasar diterbitkannya STP Bunga Penagihan Nomor 00047/109/10/056/12 tanggal 16 November 2012 Masa Bunga 22/04/2012 s.d. 06/11/2012 telah sampai dengan tahap banding dengan kronologis sebagai berikut :

(1)   Wajib Pajak mengajukan permohonan keberatan atas SKPKB Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa Nomor 00062/207/10/056/12 tanggal 23 Maret 2012 Masa/Tahun Pajak Januari s.d. Desember 2010 sebesar Rp1.355.821.127,- dengan surat Nomor 03/VI/NE/07 tanggal 22 Juni 2012 dan telah diterbitkan Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-XXX/WPJ.07/BD.05/2011 tanggal 19 Mei 2011 yang memutuskan menolak keberatan Wajib Pajak.

(2)   Putusan Pengadilan Pajak No. Put-289XX/PP/M.I/16/2012 tanggal 31 Januari 2012mengabulkan seluruhnya permohonan banding, sehingga jumlah pajak yang masih harus dibayar menjadi sebesar Rp0,-

b)    Dengan demikian perhitungan sanksi bunga penagihan Pasal 19 ayat (1) / 19 ayat (2) KUP dalam STP Bunga Penagihan Nomor 00047/109/10/056/12 tanggal 16 November 2012  Masa Bunga 22/04/2012 s.d. 06/11/2012 disesuaikan dengan Putusan Pengadilan Pajak No. Put-289XX/PP/M.I/16/2012 tanggal 31 Januari 2012dan diselesaikan dengan Pasal 36 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2009.

c)    Bahwa berdasarkan data Sistem Informasi DJP diketahui data pembayaran atas SKPKB Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa Nomor 00062/207/10/056/12 tanggal 23 Maret 2012 Masa/Tahun Pajak Januari s.d. Desember 2010 sebesar Rp1.355.821.127,-telah muncul di NTPN.

d)    Berdasarkan data SIDJP dan NTPN diketahui bahwa dari total pembayaran atas SKPKB Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa Nomor 00062/207/10/056/12 tanggal 23 Maret 2012 Masa/Tahun Pajak Januari s.d. Desember 2010 sampai dengan sebelum tanggal 06 November 2012 adalah sebesar Rp903.880.748,-. (Total Pembayaran Pajak yang dijadikan dasar penerbitan STP bunga Penagihan)

e)    Bahwa berdasarkan Putusan Pengadilan Pajak No. Put-289XX/PP/M.I/16/2012 tanggal 31 Januari 2012 yang mengabulkan seluruh permohonan banding Wajib Pajaksehingga jumlah pajak yang masih harus dibayar menjadi sebesar Rp0,- dan data pembayaran atas SKPKB Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa Nomor 00062/207/10/056/12 tanggal 23 Maret 2012 Masa/Tahun Pajak Januari s.d. Desember 2010 tersebut di atas, maka sanksi administrasi berupa bunga penagihan Pasal 19 ayat (1) / 19 ayat (2) KUP atas keterlambatan pembayaran  SKPKB Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa Nomor 00062/207/10/056/12 tanggal 23 Maret 2012 Masa/Tahun Pajak Januari s.d. Desember 2010 pada tanggal 06 November 2012 sebesar Rp225.970.187,- perlu disesuaikan.

f)     Berdasarkan uraian di atas, sanksi administrasi bunga penagihan Pasal 19 ayat (1) / 19 ayat (2) KUP atas STP Bunga Penagihan Nomor 00047/109/10/056/12 tanggal 16 November 2012 Masa Bunga 22/04/2012 s.d. 06/11/2012 menjadi sebesar Rp0-.

21 comments to Kasus STP Bunga Penagihan

Leave a Reply

  

  

  

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>